Example 325x300

Zulkifli Lubis belum Diproses!

SIANTAR24SMNew | Pasca dilaporkan Gerakan Pemuda Siantar Simalungun (GEPSIS) atas dugaan korupsi pengendapan dana penyertaan modal sebesar Rp4 miliar, Dirut Perumda Tirtauli Kota Siantar, Zulkifli Lubis, belum diproses hukum.

Kasi Intel Kejari Siantar, Rendra Yoki Pardede, mempertanyakan surat laporan diduga keras tidak dimasukkan ke pihaknya. Berikut Yoki memberikan tanggapan saat ditanya terkait tindak lanjut dari surat laporan GEPSIS tersebut. “Ada tanda terima laporannya ke Kejari Siantar?” tanya Yoki ke awak media.

Example 325x300

Ketika dilayangkan pdf surat laporan GEPSIS, Yoki kembali menekankan pernyataan yang lebih cenderung memberi kesan, bahwa surat laporan GEPSIS tak pernah mereka terima.

“Maksud saya tanda terima dari kejaksaan bahwa laporannya sudah masuk,” balas Yoki. Saat didesak kembali agar Yoki saja yang memastikan apakah surat itu sudah masuk atau belum ke Kejari Siantar, Yoki tak mau lagi memberikan tanggapan.

Seperti diketahui, lewat suratnya nomor: GEPSIS /09/ Lap/ 2023, ditandatangani ketuanya Hamson Saragih dan Sekretarisnya Syafrizal, GEPSIS melayangkan surat laporan yang ditujukan kepada Kejatisu dan Kejari Siantar, Rabu 25 Januari 2023. Di dalam laporannya, GEPSIS mengungkapkan dugaan korupsi pengendapan dana penyertaan modal Perumda Tirtauli Kota Siantar, sebesar Rp4 miliar. Terhitung 2019 lalu.

Namun ternyata, surat tersebut tak diakui Kejari Siantar secara pasti telah diterima. Seperti pengakuan Kasi Intel Kejari Siantar Yoki Pardede.

Ketua GEPSIS Hamson Saragih, yang dikonfirmasi Selasa malam, tidak memberikan jawaban apakah surat laporannya sudah dilayangkan ke Kejari Siantar atau justru dibatalkan.

Jika surat batal dilayangkan, maka dapat dipastikan, Zulkifli Lubis akan selamat dari proses penegakan hukum Kejaksaan. Kasus dugaan korupsi Zulkifli itu, kemungkinan baru akan bisa diangkat oleh Kejaksaan apabila ada pihak lain yang melaporkannya. (taman/ung)