Example 325x300

Terbongkar! Borok Baru Kadisdik Simalungun; Radiapoh Masa Bodoh

SIANTAR-24SMNEW| Belum ada penjelasan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, terkait drama penyekapan diduga melibatkan anak buahnya di Hotel Batavia Siantar, kini kasus baru dengan motif serupa menguap ke publik.

Anak buah Radiapoh itu, diduga Kadisdik Simalungun Zocson M Silalahi. Dengan modus surat keputusan (SK) pengangkatan ratusan guru honor, Zocson Midian Silalahi tega memeras para guru honor dengan besaran antara Rp2 juta hingga Rp5 juta perguru honor.

Example 325x300

“Sejak bulan lima kita mengabdi sebagai guru honor tak pernah digaji sampai sekarang. Padahal dulu sewaktu menebus SK, kami dipaksa membayar. Tak bisa gratis,” kata salah seorang guru honor yang merasa tertipu, Sabtu (29/10) siang.

Masih menurut pria paruh baya ini, ratusan para guru honor yang menjadi korban, sudah meminta Zocson mengembalikan uang mereka. Tapi, Zocson selalu menolak mengembalikannya.

“Kami sudah meminta uang kami dikembalikan. Karena kalau kerja tak digaji, untuk apa? Sayangnya, si Zocson itu tak mau mengembalikan uang kami,” tudingnya bersama lima rekannya yang lain.

Sekadar diketahui, Kepala Dinas Pendidikan Zocson Midian Silalahi, sempat menggetarkan publik dengan isu penyekapan di Hotel Batavia Siantar. Dugaan Zocson disekap berkaitan dengan proyek besar di Disdik Simalungun.

Sebegitu santernya kabar dugaan penyekapan Zocson Silalahi di Hotel Batavia Siantar, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga tidak pernah keluar untuk menjelaskannya kepada publik. Radiapoh masa bodoh. Lantas, apa mungkin Radiapoh mau perduli dengan nasib ratusan guru honor ini?

Untuk bisa bekerja terlebih dahulu mereka dipaksa membayar berjuta-juta, setelah bekerja tak digaji pula. Minta uang dikembalikan, tak kunjung mendapatkannya.

Coba dikonfirmasi, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, berikut Kadisdik Zocson Midian Silalahi, tidak berhasil. Sebab masih memblokir nomor wartawan koran ini. Sementara Kadis Infokom SML Simangunsong, memilih tidak memberi tanggapan walau sudah membaca pesan WhatsApp awak media. (ung)