Example 325x300

Nonsen! Mencetak Lulusan SMK Pertanian yang siap Pakai

SIANTAR-24SMNew | Harapan pemerintah menciptakan lulusan SMK Negeri 1 Pertanian Simalungun siap pakai, kini sulit dipercaya. Pasalnya, sarana pendukung sudah tak terpenuhi.

Demikian hal ini disampaikan alumni 80 an, Budi (Ayah Billy) Suhendri, usai kunjungan ke bekas sekolahnya dulu. Di zaman Budi masih menimba ilmu di sekolah yang terletak di Batu II Kecamatan Pematang Raya Kabupaten Simalungun, sarana penunjang yang dimaksudnya masih terpenuhi.

Example 325x300

“Sedih saya melihatnya sekarang. Sarana penunjang itu sekarang sudah tak lagi memadai. Kasihan adik-adik kita yang sekarang di sana,” ujar Budi, Rabu (6/09/2023) malam.

Dijelaskan Budi lagi, sarana penunjang itu adalah lahan praktik pertanian. Dimana dulunya memenuhi kebutuhan, kini sangat tidak memadai. “Jadi lahan praktik itu sudah hilang. Digarap entah oleh siapa. Para siswa kini kekurangan lahan,” keluh Budi.

Dari ingatan Budi, semasa dirinya masih sebagai siswa, lahan praktik SMKN 1 mencapai hampir 10 hektare. Akan tetapi, kini kondisinya tinggal 10 rante pun tak sampai.

“Kita tanya ke guru-guru, mereka pun gak tau siapa yang menggarapnya. Para penggarap itu bercocok tanam seolah lahan itu milik pribadi. Kita berharap Gubernur Sumut melalui Disdik Sumut, segera mengambil langkah tegas demi masa depan generasi mendatang,” harap Budi.

Ketika persoalan ini tidak segera diatasi, Budi menyebut tak akan terwujud harapan menciptakan lulusan SMKN Pertanian yang siap pakai. “Jadi nonsen semua itu kalau lahan praktik saja gak ada,” tutup Budi.

Terpisah, Kepala Disdik Sumut melalui Kacabdis Wilayah VI Siantar-Simalungun, Zuhri Bintang, mengungkapkan kesan positifnya dengan berjanji akan menyikapi masalah itu sesegera mungkin. (Ung)