Example 325x300

Marak Alih Fungsi Lahan: Periksa Sofie Saragih

SIANTAR-24SMNew | Alih fungsi lahan pertanian terus gencar dilakukan di sejumlah kawasan Kota Siantar. Hal itu menyebabkan banyak kawasan pertanian kini berubah menjadi areal bisnis properti. Siapa dalangnya?

Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kota Siantar, H Dunan Pardede, menyebutkan, saat ini pihaknya mencatat sedikitnya 1042 hektare lahan pertanian sudah lenyap. Artinya, setara dengan berkurang produksi padi hingga mencapai 104.200 ton pertahun.

Example 325x300

Teranyar, kawasan pertanian di Kota Siantar, kembali beralih fungsi dari status areal pertanian puluhan hektar, tahun 2023 telah dirubah menjadi perumahan. Yakni, kawasan Sibatu-batu.

Pengalih fungsian lahan tersebut, menurut Dunan perlu diusut secara serius oleh pihak Polres Siantar. Terutama, terkait penerbitan izin pembangunan perumahan di kawasan itu oleh dinas terkait yang dipimpin oleh Sofie Saragih.

“Agar ini tidak terus terjadi secara masif, kita berharap Kapolres Siantar serius menyikapinya. Jangan sampai kita harus kehilangan lahan pertanian lagi hingga mengancam ketahanan pangan,” tutur Dunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemko Siantar, Sofie Saragih, disebut Dunan paling bertanggungjawab atas kebijakan lahirnya izin pembangunan perumahan di atas lahan pertanian tersebut. Oleh sebab itu, Sofie penting diperiksa untuk membongkar dalang di balik beralihnya fungsi lahan pertanian menjadi perumahan.

Sayangnya, ketika coba dikonfirmasi, Sofie Saragih belum berhasil. Selain jarang ngantor, Sofie juga sudah memblokir nomor wartawan. (Ung)