Example 325x300

Mahasiswa Islam Dicueki Bupati RHS

SIMALUNGUN-24,SMNew | Sikap tak perduli Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, bikin kecewa. Parahnya, terhadap komponen muslim yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Simalungun.

Berawal saat HMI hendak menyampaikan aspirasi dan pendapat di muka umum. Puluhan massa yang mendatangi kantor Bupati Simalungun di Kecamatan Raya, tidak mendapatkan perlakuan simpati. Jangankan diterima oleh bupati, satu pun perwakilan dari bupati tak ada yang berkenan menampung aspirasi massa yang disampaikan lewat aksi unjuk rasa, Kamis (16/05/2024) pagi.

Example 325x300

Massa aksi kemudian berorasi di depan kantor bupati seraya mengusung beberapa spanduk yang diantaranya, bertuliskan “RHS Tidak Layak Memimpin Kabupaten Simalungun”.

Ketua HMI Cabang Pematang Siantar – Simalungun, Robert H Pardosi, dalam orasinya menyampaikan tudingan bahwa Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, Diduga menekan ASN Pemkab Simalungun melalui surat Sekda Simalungun Nomor 500.12.13/166/2024.

Selain itu, Pardosi menyampaikan tuntutan HMI dengan meminta pertanggungjawaban Bupati Radiapoh, atas derita para korban banjir bandang di Kelurahan Horison Kecamatan Haranggaol. Lalu, meminta transparansi izin pembangunan danau buatan di kawasan itu yang diduga menjadi pemicu terjadinya bencana banjir bandang.

Massa HMI juga mendesak Bupati Radiapoh, menuntaskan janji politiknya terhadap masyarakat Kabupaten Simalungun.

“Dan poin terakhir, kami pastikan jika HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) tidak butuh seorang Pemimpin Diktator,” teriak Pardosi mengakhiri orasinya usai membacakan 5 poin penting yang menjadi dasar aksi digelar hari itu.

Setelah menyampaikan aspirasinya, massa yang tak diterima oleh bupati mau pun perwakilan bupati, memilih membubarkan diri dengan tertib. Massa berjanji kembali datang dalam waktu 7 x 24 jam ke depan.

“Kita kasi waktu 7 x 24 jam agar bupati memberikan klarifikasi. Jika tidak, kita akan datang dengan volume massa lebih besar lagi untuk menuntut bupati,” tutup Pardosi. (Ung)