Example 325x300

Hardono Purba jadi “Kado” HUT RI ke 77 Kejari Simalungun

SIMALUNGUN-24SMNew | Tak kunjung memenuhi panggilan penyidik, Hardono Purba, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Simalungun. Selama 3 minggu dicari, Kepala SMA Negeri Pematang Bandar, ini akhirnya berhasil ditangkap.

Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun, Bobbi Sandri, melalui Kepala Seksi Intelijen Asor Olodaiv DB Siagian, mengatakan, Hardono Purba, terlibat kasus dugaan korupsi penyalahgunaan BOS Reguler Tahun Anggaran (TA) 2018 – 2020 serta DAK dan Dana BOS Afirmasi TA  2020 di SMA Negeri 1 Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.

“Diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp1,2 miliar lebih. Yang bersangkutan ditangkap saat sedang duduk di samping salah satu cafe di Siantar (Jumat 12 Agustus 2022) kemarin,” kata Asor, Sabtu (13/8) kemarin.

Example 325x300

Tersangka, masih sambung Asor, setelah ditangkap Tim Tabur Kejari Simalungun di Kota Siantar, langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Siantar selam 20 hari ke depan.

Asor menyampaikan lagi, Hardono Purba, sebelumnya telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Simalungun. Namun tidak pernah memenuhinya.

Tim Tabur Kejari Simalungun sambung Asor, sempat mencari tersangka ke sejumlah lokasi yang diduga dijadikan tempat persembunyian Hardono. Namun tidak berhasil.

“Pencarian Tim Tabur Kejari Simalungun membuahkan hasil akhir pekan menjelang HUT RI ke 77, setelah kita peroleh informasi keberadaan tersangka,” tegas Asor sambil menegaskan saat ditangkap, tersangka tidak melawan.

Tersangka diancam hukuman seumur hidup dan merugikan keuangan negara sekitar Rp1,2 miliar. Ditahannya tersangka, lantaran dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. “Ini komitmen kita memberantas korupsi,” tutup Asor. (Ung/pea)