Example 325x300

Gubsu Hasanuddin: Gambar Jenderal bikin Gentar…!

oppo_1026

SIANTAR-24SMNew | Pengusaha advertising di Kota Siantar sungguh tega. Gubsu Hasanuddin dijadikan tumbal. Agar Billboard tanpa izin miliknya tak ditertibkan Sat Pol PP Kota Siantar.

oppo_1026

Sejak berdiri praktis hampir 4 bulan lebih, sampai Jumat (26/04/2024) sore, tindakan pengusaha itu terbukti ampuh. Sat Pol PP Kota Siantar, dibuat gentar untuk bertindak tegas menegakkan aturan yang berlaku.

Example 325x300

Jauh hari sebelumnya, pasukan pengawal perda itu sempat sibuk menyurati pihak pengusaha. Bahkan, mengancam akan membongkar “Pohon Besi” itu secara paksa. Tapi apa mau dikata? Melihat foto sang penguasa provinsi lantang terpampang, mundur jadi pilihan terbaik demi marwah sang jenderal.

“Tapi sesungguhnya apa yang kita saksikan itu, hanya semakin menegaskan betapa bobroknya pengelolaan pemerintah baik di tingkat Provinsi Sumatera Utara, menurun sampai ke pemerintahan di bawahnya ,” kata Arbi Siregar, pemerhati lingkungan Kota Siantar.

Gubsu Hasanuddin sambungnya, belum tentu setuju fotonya dipajang pada tempat yang sesungguhnya dilarang. “Bisa saja Gubsu Hasanuddin itu tak mengetahuinya. Tapi hendaklah setelah mengetahui, segera menurunkan gambarnya dari situ,” tambah Arbi lagi.

Seperti diberitakan berulang-ulang, Billboard tanpa izin itu membuat resah warga. Pasalnya didirikan di bahu jalan. Tepatnya pertigaan Jalan Kartini dan Jalan Adam Malik.

Kepala Satpol PP Pariaman Silaen, mengaku pihaknya sudah melayangkan surat imbauan pembongkaran kepada pihak pengusaha atas nama CV Evolution Advertising, tertanggal 18 Desember 2023. Namun sejak surat diteken hingga kini, imbauan tak kunjung dipatuhi pengusaha.

“Ini sedang proses bang. Dalam waktu dekat akan kita tertibkan,” kata Silaen dihubungi wartawan, Selasa (26/3/2024) lalu. Sayangnya, sampai kini Gambar Gubsu terus menempel bahkan sudah berganti baju.

Alasan pembongkaran itu menurut surat imbauan Satpol PP kepada pemilik alat peraga diantaranya; melanggar Peraturan Wali Kota Siantar nomor 19 tahun 2014 tentang Izin Reklame.

Pada Pasal 4 ayat 1 berbunyi bahwa setiap orang dan/atau badan yang menyelenggarakan reklame dalam Kota Siantar, wajib memiliki Izin Kelayakan Media Reklame dan Izin Penyelenggaraan Reklame.

Selain itu, tak taati Surat Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang nomor. 600.1.15.2/14559/PUTR/XI/2023 tanggal 20 November 2023. Perihal rekomendasi pembangunan/penempatan bangunan billboard.

Dalam surat disebutkan bahwa penempatan lokasi tidak mengganggu aksesibilitas/kelancaran lalu lintas atau tidak berada pada badan jalan/ ruang manfaat jalan. Namun faktanya billboard dibangun di bahu jalan.

Masih dalam surat imbauan Satpol PP meminta pemilik media reklame agar segera membongkar tiang baliho/billboard dimaksud dan apabila tidak mengindahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan pembongkaran. Tapi itu tadi, gambar jenderal bikin gentar! (Ung)