Example 325x300

Demi Kedamaian, Masyarakat Hutaimbaru Minta Bantuan Kapolres.

PALUTA-24SMNew || Masyarakat Desa Hutaimbaru,Kecamatan Halongonan,Kabupaten Paluta. Sepakat untuk melanjutkan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak. Sesuai dengan Perbub Bupati nomor 24 tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Terkait Pembatalan atau Penundaan Pilkades di Desa Hutaimbaru, Pihak Masyarakat menilai keputusan tersebut seperti dipaksakan. Situasi dan kondisi seperti didesign agar terciptanya kegaduhan dalam masyarakat.

Example 325x300

“Mencermati kondisi dari awal, adanya perilaku Bacakades tidak hadir saat test MI dan wawancara, serta tidak adanya konfirmasi dan rekonfirmasi yang disampaikan langsung oleh pihak Panitia Pilkades, kami menilai adanya kejanggalan. Seperti ingin menciptakan kegaduhan dilingkungan masyarakat,” ujar H Andi Suwandani Harahap,SE,SH MH yang juga putra asli Hutaimbaru, Kamis (28/9).

Lanjut Andi, Pemkab Paluta tidak ada upaya melakukan Mediasi. Terkait akan adanya Aksi Unjukrasa Damai yang digelar masyarakat Hutaimbaru. Dimana pada saat Aksi Unjukrasa masyarakat Hutaimbaru tersebut, Pemkab Paluta sedang menyelenggarakan Deklarasi Stop BABs di Halaman Kantor Bupati Paluta. Dimana, acara Deklarasi tersebut dihadiri oleh ratusan Asn, warga, dan Tamu undangan.

“Masyarakat berangkat dengan niat Aksi Damai Menuju Dinas PMD Paluta. Namun, Saat Aksi di Kantor Dinas PMD Paluta. Masyarakat merasa kecewa dengan tidak Profesionalnya Kadis PMD beserta Jajarannya, dimana Kabid dan Kadis PMD menghilang dari Kantor Dinas PMD Paluta.”Kesal Andi.

“Tidak ada niatan Kami, Massa atau Masyarakat untuk melakukan Aksi Unjukrasa di Kantor Bupati Paluta yang Megah. Karena, adanya acara Deklarasi. Namun, demi mendapatkan keadilan, kami, Masyarakat Hutaimbaru harus menuju ke Kantor Pemkab Bupati Paluta.”Ungkap Andi.

Setibanya Massa di Kantor Pemkab Bupati. Dibawah panasnya matahari, massa menyampaikan Orasinya. Mirisnya, berbusa-busa Koordinator Aksi menyampaikan Orasi, yang terhormat Bupati Paluta tidak menanggapi aksi masyarakat tersebut. Sempat terjadi tolak menolak antara massa dan Petugas Satpol PP Paluta. Dimana massa ingin menerobos masuk ke halaman kantor Bupati Paluta. Berkat kesigapan Polres Tapsel, Amukan massa tersebut mampu diredam.

“Kami heran,kenapa Kadis PMD dan Kabid yang membidangi Pilkades, serta Pak Bupati juga tidak mau menjumpai massa,padahal massa adalah warganya, pendukungnya. Ini aneh tapi nyata, seperti ada pembiaran yang akan berujung pada kegaduhan,”Tegas Andi.

Andi menerangkan, “hari ini ada beredar surat Bupati tentang penundaan Pilkades serentak di tiga desa pada tiga kecamatan. Dimana surat tersebut dasar hukumnya Perbub. Mirisnya Perbub yang ditulis di surat tersebut berbeda dengan Bunyi Perbub Bupati. Dan surat tersebut sudah tersebar di Media Masa,” Jelas Andi.

Pihaknya meminta dukungan Bapak Kapolres Tapsel, agar membantu masyarakat menjaga keamanan, terkait dugaan adanya pihak pihak yang ingin kondisi ini terus-menerus memanas. Dan meminta kepada Bupati Padang lawas Utara, Andar Amin Harahap agar bersikap Arip dan bijaksana

“Bantu kami menjaga kedamaian di Desa kami ini Pak Kapolres. Pak Bupati Paluta, ini masyarakatmu dan juga pendukung mu dari dulu, jangan biarkan kami terpecah karena informasi yang salah. Dan adanya oknum yang diduga sengaja membuat situasi ini semakin Runyam,”Tutup Andi. (DsP)