Example 325x300

Berani! Susanti Tantang Mahasiswa

Susanti foto bersama pengurus IMM dan para mahasiswa dari berbagai organisasi. (F/ist)

SIANTAR-24SMNew | Wakil Wali Kota Siantar sekaligus Plt Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani, sungguh berani. Mahasiswa pun ditantang habis-habisan.

Tantangan kepada mahasiswa, disampaikan Susanti saat “Menguliahi” para mahasiswa di acara pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC-IMM) Kota Siantar, Minggu pagi (27/2/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Example 325x300

Ada beberapa hal yang sangat fundamental dari apa yang disampaikan Susanti. Paling memotivasi, mahasiswa diajak untuk tidak sekadar menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di masa depan, tapi juga selalu berjuang membela kepentingan masyarakat.

“Tunjukkan bahwa IMM siap menguasai perubahan-perubahan di masa depan. Dan harus mengembangkan diri sebagai aktivis yang pro rakyat,” seru Susanti, di hadapan jajaran pengurus dan anggota IMM yang baru dilantik untuk periode Amaliah 2021 – 2022.

Dari dulu hingga kini sambung wanita pertama yang memimpin Kota Siantar ini, gerakan mahasiswa kerap menjadi cikal-bakal perjuangan nasional. Memiliki semangat nasionalisme kebangsaan yang turut andil dalam kemaslahatan ummat dan proses pembangunan.

Selain itu sambung Susanti, ada dua peran penting mahasiswa yang perlu dipegang teguh. Yakni mahasiswa harus bisa sebagai agent of change atau agen perubahan, serta sebagai agent of sosial kontrol atau agen kontrol sosial.

Susanti menerangkan, bahwa sebagai agent of change, mahasiswa harus mampu menawarkan paradigma baru kepada masyarakat dalam mengikuti perkembangan zaman.

“Kita tahu, kemajuan teknologi semakin pesat. Terlebih di tengah keterpurukan akibat Pandemi Covid-19. Sangat diperlukan kecepatan dan kepekaan dalam menangkap sebuah peluang. Dengan menyingkirkan berbagai hambatan. Dan salahsatunya dengan pemanfaatan teknologi. Disinilah peran mahasiswa sebagai kaum intelektual muda diharapkan dapat mendorong masyarakat agar paham akan teknologi supaya tidak tertinggal,” imbaunya.

Sedangkan mahasiswa sebagai agent of social control, dijabarkan Susanti, yakni bagaimana seorang mahasiswa mampu menempatkan dirinya menjadi kaum tengah. Berada di antara pemerintah dan masyarakat.

Yang mana di satu sisi mahasiswa sebagai penyambung lidah masyarakat, dan di sisi lain mahasiswa menjadi mitra pemerintah dalam upaya menyukseskan berbagai program yang berimplikasi baik bagi kehidupan masyarakat.

“Maka dari itu, peran tersebut harus bisa diambil oleh mahasiswa. Selain menyuarakan aspirasi masyarakat, juga bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah. Khususnya di Kota Siantar yang kita cintai ini,” tandasnya.

Susanti juga menekankan, bahwa sejak dua minggu yang lalu, Kota Siantar berada di level 3. Sepertinya semakin meningkat disebabkan ada beberapa penderita Covid-19 yang meninggal dunia.

“Oleh karena itu, saya menginginkan kepada Ananda semua yang ada di sini, mari kita laksanakan dan sukseskan program serta imbauan dari pemerintah dalam pelayanan Vaksinasi Covid-19. Supaya kita sehat,” harapnya sambil mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus IMM Kota Siantar.

Susanti menutup dengan menyampaikan rasa optimismenya, bahwa Pengurus IMM Kota Siantar yang baru dilantik pada hari itu, merupakan figur-figur yang tepat serta memiliki kapabilitas dan akseptabel. Sehingga, diberi kepercayaan oleh para anggota untuk memimpin IMM hingga akhir masa jabatan.

Sebelumnya, saat memberikan kata sambutan, Ketua Amaliah IMM Kota Siantar yang lama, Fauzan Azmi Hasibuan, menyampaikan permohonan ma’afnya jika dalam kepemimpinannya, masih banyak kekurangan serta tutur dan sapa yang kurang.

Sementara itu Ketua Amaliah IMM Kota Siantar yang hari itu dilantik di Balai Kota tepatnya di Ruang Serba Guna Bappeda Siantar, Bill Fattah Paduanta Ilyan Nasution, berharap kegiatan pelantikan IMM tidak hanya seremonial belaka. “Namun mari kita bekerjasama dan sama bekerja dalam memajukan IMM ini,” ajak Bill Fattah.

Sedangkan Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah PD Muhammadiyah Kota Siantar, Zainal Siahaan, mengungkapkan, pelantikan kepengurusan adalah kepengurusan yang ke-tiga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada generasi muda. Anak-anak kami yang telah ikut serta dalam mengembangkan IMM di Kota Siantar. Dan perlu kita ketahui, bahwa implementasi semboyan Ibu Wali Kota adalah 5-S. Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun,” tegas Zainal.

Pelantikan yang turut disaksikan pengurus DPD IMM Sumatera Utara, Mhd Arif Fuddin Bone, tak ketinggalan menyampaikan pesan kepada kepengurusan baru. Kelak, bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Siantar yang dianggapnya sebagai kota strategis.

“Dan saya yakin Ibu Wali Kota akan mensuport kegiatan IMM. Tentunya, jika IMM bisa berkolaborasi untuk menyukseskan pembangunan di Kota Siantar,” pesan Bone.

Acara pelantikan pengurus IMM tersebut juga dihadiri Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, diwakili Kasat Sabhara AKP Muri Yasnal SH dan Organisasi Mahasiswa Cipayung Plus dan lainnnya. (Fit/rel)