Example 325x300

“11-12”

Segala trik dilakukan Maiting demi memaksa Dirut di perusahaan istrinya, agar mundur dari jabatan. Si Dirut pusing tujuh keliling. Jika menolak mundur, tetap saja dikeluarkan dengan cara lebih kasar. Dipecat.

Mak Labu, istri Maiting, sebenarnya sudah mengetahui rencana bulus suaminya itu. Begitu jabatan Dirut sudah kosong, pastinya akan dilelang. Barang tentu hasil lelang nantinya akan menghasilkan uang miliaran. Sebab, banyak orang yang menginginkan jabatan itu sekali pun harus membayar mahal. “Maiting suamiku yang cerdas,” benak Mak Labu bergumam.

Example 325x300

Mak Labu lantas menemui Maiting di ruang tengah rumah mereka. Tujuannya, minta kepastian berapa bagian untuknya kelak dari hasil lelang jabatan Dirut tersebut. Setelah bertemu, Mak Labu mulai menuntut kepastian pada Maiting.

Mak Labu: Papa…! Dari lelang Jabatan Dirut itu nanti berapa bagian Mama?
Maiting: Kita bagi rata Ma.
Mak Labu: -sambil senyum- Wah…! Mama bisa beli perhiasan baru kalau gitu.
Maiting: Iya. Nanti Mama bisa beli apa saja yang diinginkan.
Mak Labu: Gak usah deh. Mama mau tabung aja lah.
Maiting: Boleh saja dong Ma.

Tak disadari keduanya, percakapan itu terdengar oleh si Dirut yang datang untuk bertamu ke rumah mereka. Rencana awal ingin menemui Maiting terpaksa ditundanya. Si Dirut memilih pulang.

Sebelum meninggalkan rumah Maiting, si Dirut pun ngomel di dalam hati. “Begitulah fakta. Manusia memang diciptakan berpasang-pasangan. Suami dan istri, 11-12. Sama saja. Gak ada bedanya.” (*)